Mengemas Informasi dalam Game - Serious Game atau jenis game yang berfungsi lebih dari sekedar media
hiburan menjadi sebuah topik menarik belakangan ini. Berbagai pihak
mulai melihat potensi besar game sebagai sebuah media yang efektif untuk
menyampaikan berbagai informasi. Hal ini yang kemudian juga melandasi
tumbuh kembangnya industri advertising dengan menggunakan game sebagai
media utamanya.
Sayangnya banyak yang belum sadar sepenuhnya
bahwa game adalah sebuah media dengan karakteristik khusus, sehingga
informasi yang akan disampaikan harus dikemas sedemikian rupa agar
tersampaikan secara efektif. Lalu sebenarnya apa yang harus kita
perhatikan agar mampu mendesain game sebagai media penyampai informasi
yang efektif?
Mengenali karakter target pemain tetap
menjadi salah satu faktor utama yang harus kita perhatikan. Hal ini
penting untuk memastikan bahwa game yang kita desain mampu memberikan
pengalaman bermain yang menyenangkan.
Selain mengenali
karakter target pemain kita, faktor berikutnya yang harus kita
perhatikan adalah bagaimana kita mengemas konten atau informasi yang
akan disampaikan agar bisa diterima secara baik tanpa mengurangi
pengalaman bermain yang didapat oleh pemain kita.
Dilihat dari seberapa detil informasi yang akan sampaikan, berikut adalah tiga cara mengemas informasi dalam sebuah game:
1. Berupa sisipan dalam berbagai elemen game.
Untuk menyampaikan informasi sederhana dengan tujuan membangun
awareness, misal berupa logo perusahaan/produk, maka kita bisa
menyisipkankannya dalam berbagai elemen game yang tersedia.
Dari aspek game design kita hanya perlu memastikan tersedianya ruang
yang optimal dalam game environment yang kita desain untuk bisa
menampilkan berbagai info tersebut tanpa menggangu pengalaman bermain
yang dihasilkan. Tema serta game mechanics yang ditampilkan tidak perlu
terkait langsung dengan informasi yang ditampilkan.
Kita bisa
melihat implementasi hal ini pada berbagai judul game ternama: FIFA
series, Tom Clancy's Splinter Cell, Need for Speed Series.
2. Terintegrasi secara penuh dalam game. Untuk menyampaikan informasi yang lebih detil dan mendalam dengan tujuan lebih dari sekedar membangun
awareness,
misal untuk membagi pengetahuan baru (termasuk di dalamnya pengetahuan
lebih detil tentang suatu produk atau layanan) maka kita kemudian harus
mampu merangkai segala informasi tersebut menjadi satu kesatuan yang
utuh dengan game itu sendiri.
Dengan kata lain informasi yang
akan disampaikan menjadi tema utama dari game. Semakin detil informasi
yang akan dihadirkan semakin banyak variasi game mechanics yang harus
diimplementasikan sehingga kompleksitas game juga akan semakin
meningkat.
Menemukan komposisi detil informasi yang ingin
disampaikan serta tingkat kompleksitas game yang paling optimal menjadi
sebuah tantangan tersendiri.
Game of Thrones the Board Game dan
IBM cityone bisa menjadi referensi menarik bagaimana sebuah game bisa didesain untuk memenuhi tantangan di atas.
3. Berupa petunjuk tidak langsung.
Untuk menyampaikan informasi secara terselubung (implisit), misal untuk
kepentingan kampanye sosial atau soft selling, maka kita harus
mendesain game kita sedemikian rupa sehingga mampu memberikan kepingan
puzzle informasi (petunjuk tidak langsung) terkait dengan
informasi/pesan sesungguhnya yang ingin disampaikan.
Dari
aspek game design ini menjadi hal yang sangat menantang. Selain harus
tetap menghadirkan pengalaman bermain yang menyenangkan, kita juga harus
mampu memotiasi tumbuhnya rasa ingin tahu dari pemain.
Geolino Meltdown merupakan salah satu referensi menarik terkait hal ini.
Game terbukti bisa menjadi sebuah media penyampai informasi yang
efektif, sayangnya di Indonesia saat ini belum banyak yang sepenuhnya
mampu mengoptimalkan potensi tersebut.
Masalahnya adalah sebagian besar masih belum menyadari bahwa game memiliki karakteristik berbeda dibanding media lainnya.
Game adalah sebuah media yang harus mampu memberikan pengalaman bermain yang menyenangkan (
fun experience)
dan untuk itu dibutuhkan sebuah pendekatan khusus, sebuah proses game
design yang baik, untuk bisa mengoptimalkan segala potensi yang
menyertainya.
Sudah waktunya kita bersama mengoptimalkan
berbagai potensi game karya kita, dengan begitu kita bisa menghadirkan
game Indonesia dengan warna yang berbeda, berbagai jenis game yang
didesain, dikembangkan, serta bisa dimanfaatkan untuk kemajuan bangsa.
*Eko
Nugroho adalah Game designer/Co-Founder Kummara. Kolom Gamify akan
membahas persoalan game design dan hal-hal terkait gamification.
Pertanyaan dan diskusi mengenai game design bisa dilakukan melalui akun @enugroho.